Sejarah GKPS Jemaat Khusus Cijantung

  1. PENDAHULUAN

Tahun 1980-an daerah Cijantung merupakan daerah pinggiran kota Jakarta, secara administratif daerah ini termasuk kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang berbatasan dengan provinsi Jawa Barat. Pada dasarnya penduduknya tidaklah begitu padat, terutama karena letaknya cukup jauh dari pusat kota Jakarta. Pada masa itu di wilayah-wilayah strategis kota Jakarta terjadi penggusuran yang di maksudkan untuk penataan kota dan di peruntukan untuk perkantoran dan pusat-pusat perbelanjaan, sehingga daerah Cijantung adalah salah satu alternative pilihan untuk tempat tinggal bagi yang mengalami gusuran dan bagi penduduk baru yang mencari tempat tinggal. Di antaranya juga warga Simalungun tidak ketinggalan hijrah ke daerah Cijantung. Pada tahun 1988 sudah puluhan warga Simalungun tinggal di daerah ini, termasuk di kelurahan kalisari. Berawal dari pertemuan-pertemuan yang satu dengan yang lain, maka timbullah niat untuk membentuk perkumpulan warga Simalungun yang ada di daerah Cijantung dan Kalisari.

  1. DIMULAINYA PERKUMPULAN WARGA SIMALUNGUN

Adalah Bapak Ir. Jaumun Sumbayak, Jainudin Saragih, dan Doriachman Garingging yang mengundang secara lisan warga simalungun untuk mengadakan pertemuan yang di adakan pada tanggal 30 Oktober 1989 di rumah keluarga Bapak Doriachman Garingging di Jl. Pondok Baru IV No 12 Kelurahan Cijantung. Pertemuan warga Simalungun yang berdomisili di daerah Cijantung itu di hadiri 11 orang, yaitu :

  1. Jainudin Saragih
  2. Doriachman Garingging
  3. Jaumun Sumbayak
  4. Edwarman Saragih
  5. Hamonangan Munthe
  6. M. Yansen Saragih
  7. Usman Girsang, BA
  8. Marlen Sipayung
  9. Nehen Munthe
  10. Riden Sipayung
  11. Markus Sinaga

Dari pertemuan tersebut di hasilkan suatu kesepakatan untuk membentuk SERIKAT WARGA SIMALUNGUN CIJANTUNG-KALISARI, dimana program-programnya antara lain :

  1. Mengadakan kebaktian sekali dalam sebulan secara bergilir di rumah-rumah anggota (Program jangka pendek)
  2. Kalau memungkinkan akan didirikan GKPS di Cijantung (Program jangka panjang)
 

Pada pertemuan tersebut secara aklamasi telah di tunjuk pengurus Serikat Warga Simalungun Cijantung – Kalisari, yaitu :

  1. PENASEHAT : ST. Let. Kol. Drs. Annis Sinaga
  2. KETUA : Bp. Jainudin Saragih
  3. SEKRETARIS : Bp. Doriachman Garingging
  4. BENDAHARA : Sy. Riden Sipayung

Sebagai tindaklanjut hasil pertemuan, maka pada tanggal 04 November 1989 kebaktian rumah tangga yang pertama di adakan di rumah Bp. Marlen Sipayung di Jl. Kenanga 19 Kalisari. Menjelang Natal tahun 1989, ST. Let. Kol. Drs. Annis Sinaga di rawat di RSPAD Jakarta. Ketika Serikat menjenguknya beliau berpesan, antara lain bahwa di Cijantung sangat di butuhkan keberadaan Gereja GKPS melihat semakin banyak warga Simalungun yang mengikut kebaktian di Gereja tetangga seperti GPIB, HKBP, GBKP. Lebih lanjut beliau berkata : “Karena itu di perlukan perhatian khusus, karena saya tidak dapat berbuat banyak”. Seakan-akan beliau tahu bahwa tanggal 5 Januari 1990 akan meninggalkan Serikat Simalungun dan juga kita untuk selamanya.

Sepeninggalannya Bapak St. Annis Sinaga, sempat dikhawatirkan tentang kelangsungan jalannya kebaktian rumah tangga tersebut. Maka hari-hari berikutnya di tunjuklah Bp. Markus Sinaga sebagai seksi Rohani. Berhubungan para tua-tua Gereja seperti Sintua dan Syamas masih langka, di sepakati agar setiap warga di anjurkan supaya boleh membawakan renungan khotbah secara bergantian dalam kebaktian rumah tangga tersebut. Namun Tuhan tidak membiarkan domba-dombanya tersesat. Terketuklah hati Pdt. Daniel Saragih (Pendeta GKPS Resort Cililitan) untuk mempertanyakan tentang keberadaan Serikat Simalungun tersebut. Pada kesempatan itu pula Serikat meminta kesediaanya untuk membina kebaktian secara kontinyu dan berkesinambungan.

Hari-hari berganti dan tahun berganti, anggota Serikat menjadi bertambah dan meluas. Untuk mewujudkan program Jangka Panjang, Serikat meminta kesediaan Bapak Abner Damanik yang tinggal di Komplek Bengrah A. Paldam Jaya Cijantung untuk berperan aktif dalam Serikat terutama dalam pengembangannya untuk pencarian tanah (petapakan Gereja). Sebagai anggota ABRI yang mempunyai banyak relasi, dia menyanggupi mencari pertapakan tersebut.

Tanggal 06 Januari 1991 Serikat Simalungun mengadakan Pesta Tahun Baru bertempat di kediaman ST. Ediwarman Saragih di Jl. Jaha, Kalisari, turut memeriahkan serikat muda mudi yang menamakan diri PRELUDE. Selesai acara kebaktian Serikat Simalungun menyampaikan makanan (tudu-tudu ni sipanganon) kepada seluruh pendeta GK PS di seluruh dunia yang di wakili Pdt. Daniel Saragih. Kehadiran Pdt. Jahenos Saragih Sth di Serikat Simalungun (sedang studi lanjutan di STT Jakarta), di sambut sangat antusias. Sehingga intensitas kegiatan kebaktian rumah tangga di tingkatkan menjadi dua kali sebulan, Pdt. Daniel Saragih dan Pdt. Jahenos Saragih saling berkoordinasi untuk mewujudkan cita-cita serikat tersebut.

Tanggal 24 Agustus 1991, saat kebaktian di rumah Bp. Ir. Jaumum Sumbayak, Pdt. Jahenos Saragih melihat kesungguhan serikat untuk mendirikan Gereja GKPS, maka pada kesempatan itu di prakasai pengumpulan dana (tondolan ni supak). Secara spontanitas terkumpul dana sebesar Rp. 2.055.000,- (Dua juta lima puluh lima ribu rupiah). Atas dasar pengumpulan dana tersebut, beberapa orang pemerhati merasa tanggung jawab untuk menindaklanjuti melalui pelaksanaan kebaktian minggu dengan memakai Gereja Laharoi, gedung sekolah, atau yayasan. Namun semuanya gagal dimana akhirnya Majelis Jemaat GBKP memberikan ijin tentunya dengan berbagai syarat yang harus di penuhi.

September 1991, Serikat mengadakan rapat anggota di rumah Bapak Abner Damanik, Komplek Bengrah A. Paldam Jaya yang di hadiri oleh Pdt. Daniel Saragih STh, untuk menentukan kapan kebaktian minggu di mulai dan menentukan susunan pengurus kebaktian. Dalam keputusan rapat tersebut di peroleh hasil sebagai berikut :

  1. GKPS Persiapan Cijantung di bawah naungan GKPS Resort Cikoko;
  2. Kebaktian Minggu dimulai tanggal 23 November 1991, bertempat di GBKP Cijantung dan waktu masuk kebaktian 16:00 WIB
  3. Pelaksanaan Kebaktian :
    1. Ketua : Bapak ST. Amlen Saragih
    2. Wakil Ketua : Bapak Sy. Riden Sipayung
    3. Sekretaris : Bapak Markus Sinaga
    4. Bendahara : Bapak Sy. Arison Lingga
Pada tanggal 6 Oktober 1991 di utuslah Bapak Ir. M. Yansen Saragih, Bapak Jainudin Saragih, Bapak Doriachman Garingging dan Bapak Markus Sinaga ke GKPS Cikoko untuk menyampaian hasil-hasil rapat tersebut. Selesai kebaktian minggu di adakanlah rapat di ruang konsistori GKPS Cikoko yang di hadiri oleh :
  1. Pendeta Resort Cikoko (Pdt. Ch. E. Purba, STh)
  2. Pengurus GKPS Resort Cikoko (St. Holman Purba)
  3. Preases GKPS Distrik IV (Pdt. JK. Purba)
  4. Perutusan sinode bolon (St. Muller Damanik SH dan St. Drs. Baren STh. Saragih)
  5. Pimpinan Majelis dan Majelis Jemaat GKPS Cikoko (St. S. Don Saragih)
Selesai rapat pertemuan tersebut diperoleh kesepakatan bahwa kebaktian minggu dapat dilaksanakan sesuai dengan rapat anggota, maka dengan itu Pimpinan Majelis Jemaat GKPS Cikoko (St. S. Don. Sumbayak) menyerahkan seperangkat buku antara lain : Agenda, Bibel dan Buku Doding Haleluya supaya dapat melaksanakan kebaktian minggu.
  1. DIMULAINYA KEBAKTIAN MINGGU
Tanggal 24 November 1991 secara resmi dilaksanakan kebaktian minggu perdana yang di pimpin oleh Pdt. Ch. E. Purba, STh (Pendeta Resort Cikoko) di GBKP pukul 16:00 WIB. Hadir dalam kebaktian tersebut : Pengurus GKPS Resort Cikoko, Pimpinan dan Majelis Jemaat GKPS Cikoko, Majelis Jemaat GKPS Kebayoran, Majelis GKPS Jemaat GKPS Klender, Pdt. Johanes Saragih, Pdt. H.H. Sinaga, P.W.N. br Damanik, serta utusan dari GKPS Salemba (St. Marudin Simanjorang), GKPS Lubang Buaya (St. Jawalmen Tondang) dan dari GBKP (Bapak Sebayang).Tanggal 23 Februari 1992 diresmikan menjadi Jemaat GKPS persiapan oleh pengurus GKPS Resort Cikoko dan mengukuhkan pimpinan dan majelis jemaat sebagai berikut :
  1. Ketua : St. Amlen Saragih
  2. Wakil Ketua : St. Riden Sipayung
  3. Sekretaris : Sy. Markus Sinaga
  4. Bendahara : Sy. Arison Lingga
  5. Anggota : 16 Orang
  6. Anggota Jemaat : 24 KK
Pada hari dan tanggal tersebut (23-02-1992) di tetapkan sebagai hari jadi GKPS Persiapan Cijantung
  1. PERKEMBANGAN GKPS PERSIAPAN CIJANTUNG
Sejalan dengan perkembangan dan pertumbuhan anggota jemaat, maka pihak panitia pembangunan yang di koordinasi Sy. Ir. M. Yansen Saragih bergerak untuk mencari dana melalui penjualan kupon-kupon berhadiah, lelang, sumbangan-sumbangan spontanitas, sehingga dalam waktu singkat (1 tahun) telah memiliki areal pertapakan seluas 354 m2 (6×59). Sesuai perjanjian dengan pihak GBKP dimana kebaktian minggu menumpang di Gereja GBKP hanya 2 tahun dan dengan mempertimbangkan keadaan areal tanah (pertapakan) yang kurang memadai untuk mendirikan bangunan darurat, maka jemaat berusaha lagi mencari dana melalui Pesta Ulang Tahun ke-2 pada bulan April 1994 dengan susunan Panitia sebagai berikut :
  1. Ketua Umum : St. Let. Kol. Drs. Jonam Purba, SH
  2. Ketua I : Sy. Doriachman Garingging
  3. Ketua II : Bp. Ziddin Sinaga
  4. Sekretaris Umum : Sy. Hamonangan Munthe
  5. Sekretaris I : Sy. Drs Kuntas Saragih
  6. Sekretaris II : Ir. Jhon Hardman Sinaga
  7. Bendahara Umum : Sy. Arison Lingga
  8. Bendahara I : Bp. Minsen Sipayung

Dari hasil pesta dana tersebut di peroleh pertambahan areal pertapakan seluas 340 m2 (34×10). Dengan luas tanah 694 m2 masih dianggap kurang memadai, maka melalui rapat-rapat Majelis Jemaat dan Panitia Pembangunan disepakati untuk memberikan minimal 1 m2 bagi setiap keluarga. Hasilnya di peroleh penambahan tanah pertapakan seluas 140 m2 lagi, sehingga luas tanah hingga 1998 mencapai 834 m2.

Berhubung luas tanah di anggap sudah memadai dan pihak GBKP pun sudah memperingatkan tentang batas waktu perjanjian penggunaan Gereja GBKP, sedangkan dana membangun juga belum ada, maka melalui rapat di jemaat di putuskan untuk mencari dana melalui Pagelaran Seni dan Budaya Simalungun (usul Seksi Pemuda) dan di laksanakan pada tanggal 14 Oktober 1995 bertempat di gedung GRANADA dengan susunan panitia sebagai berikut :

  1. Pelindung : Majelis Jemaat GKPS Cijantung
  2. Koordinator : Panitia Pembangunan
  3. Ketua : Ir. Salindo Sijabat
  4. Wakil Ketua : Halomoan Sipayung, SE
  5. Sekretaris : Suyanti Yetti br. Sinaga
  6. Bendahara : Dra. Rospida br. Saragih

Dengan hasil penyelenggaraan Pagelaran Seni dan Budaya Simalungun tersebut, di rancang untuk membangun Gereja permanen dan berlantai dua, namun di kerjakan secara bertahap dengan alasan supaya dapat di pergunakan kebaktian masuk pagi. Pembangunan tahap pertama di laksanakan dengan luas bangunan (12×12) m2 dengan arsitektur Sy. Ir. Yansen Saragih.

Pada tanggal 28 Januari 1996, sebelum kebaktian minggu, diadakan peletakan batu pertama yang di pimpin oleh Pdt. J.K. Purba (Pendeta Resort Cikoko). Turut dalam pelaksanaan peletakan batu pertama tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Pdt. J. K. Purba (Pendeta Resort Cikoko)
  2. St. S. Don Sumbayak (GKPS Cikoko dan Pamagri)
  3. St. Amlen Saragih (Pengantar Jemaat)
  4. Rosmalina br Purba (Seksi Wanita)
  5. Bp. Lius Purba (Utusan Anggota Jemaat)
  6. Halomoan Sipayung (Seksi Pemuda)
  7. Bp. Minsen Sipayung (Seksi Bapa)
  8. Novayani br Munthe (Seksi Sekolah Minggu)
  9. Ir. M. Yansen Saragih (Panitia Pembangunan merangkap arsitektur)
  10. Bp. Wasdiono (tukang merangkap pemborong)

Lebih kurang 6 bulan pembangunan berjalan, namun karena perjanjian dengan pihak GBKP sudah tiba saatnya, maka walaupun dalam kondisi bangunan masih darurat, di rencanakan untuk di tempati.

Tanggal 5 Mei 1996, bangunan Gereja GKPS Persiapan Cijantung secara resmi di masuki serta tidak lupa untuk mengadakan perpisahan dan ucapan terimakasih kepada pihak GBKP. Dalam rangka memasuki Gereja tersebut di bentuk panitia sebagai berikut :

  1. Ketua Umum : St. J. F. Simarmata (GKPS Cikoko)
  2. Sekretaris Umum : St. Marsiaman Saragih, SH (GKPS Salemba)
  3. Bendahar Umum : St. Antonius Sipayung (GKPS Salemba)
Panitia Pelaksana :
  1. Ketua : Ir. M. Yansen Saragih
  2. Wakil Ketua : Minsen Sipayung
  3. Sekretaris : St. Ny. Sugiarti A. Sinaga
  4. Bendahara : St. Arison Lingga

Perkembangan gereja GKPS Cijantung bukanlah berarti tidak mengalami hambatan dan kendala, terutama dalam beda  pendapat dapat diarahkan ke dalam kebersamaan. Pesatnya pertumbuhan anggota jemaat yang sudah mencapai 108 KK (1998) di butuhkan peningkatan kualitas dan kuantitas SDM Majelis Jemaat. Untuk itu, setiap tahun dalam program Jemaat pembinaan Majelis Jemaat tidak pernah di tinggalkan. Dalam rangka peningkatan pelayanan di Jemaat, pada hari minggu tanggal 23 Agustus 1998 telah di tahbiskan 6 orang Sintua yang di pimpin oleh Pdt. Jahian Saragih (Pendeta Resort Cikoko), masing-masing :

  1. St. Riden Sipayung (Wakil Pengantar Jemaat)
  2. St. Markus Sinaga (Sekretaris Jemaat)
  3. St. Arison Lingga (Pembimbing Seksi Wanita)
  4. St. Lawaner Saragih (Pembimbing Seksi Bapa)
  5. St. Hamonangan Munthe (Pembimbing Seksi Sekolah Minggu)
  6. St. Nehen Munthe (Pembimbing Seksi Pemuda)
 

Mempertimbangkan kualitas dan kuantitas SDM tersebut serta pengelolaan kondisi bangunan dan jumlah anggota, maka pada tanggal 16 maret 1999 diajukan permohonan kepada Pengurus GKPS Resort Cikoko untuk di resmikan menjadi Jemaat mandiri yang dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober 1999. Untuk mempersiapkan penyelenggaraan pesta peresmian dan pembangunan, terbentuk Panitia Peresmian sebagai berikut :

PELINDUNG : Pimpinan Pusat GKPS

PENASEHAT : Praeses GKPS Distrik IV

Pengurus GKPS Resort Distrik Cikoko

  1. St. S. Don Sumbayak
  2. St. JF. Simarmata, BSc
  3. St. Drs. Baren Th. Saragih
  4. St. Brigjen (Purn) Muller Damanik, SH
  5. St. SP. Sidadolo
  6. St. Djasarlim Sinaga
  7. St. Dr. Boas Jamahaen Saragih
  8. Brigjen (Purn) Marjans Saragih
  9. St. Ibrahim Saragih, SH
  10. St. Paulus Saragih
  11. St. Darwan Purba
  12. St. Letkol (Purn) Minta Raja Purba, SE
  13. Letkol Sarmedi Purba

Pimpinan Majelis GKPS Persiapan Cijantung

KETUA UMUM                  : St. Drs. Sophan Eddy Sumbayak, SE

KETUA I                             : St. J. S. Napitiden Sipupulu

KETUA II                            : St. Riden Sipayung

                                           : St. Jainudin Saragih

SEKRETARIS UMUM        : St. Marsiaman Saragih

SEKRETARIS I                    : St. Ir. Sirun Damanik

SEKRETARIS II                   : St. Markus Sinaga

                                           : Sy. Aperman Purba

BENDAHARA UMUM      : St. Letkol Firman Sipayung

BENDAHARA I                  : St. Jhon S Garingging

BENDAHARA II                 : Sy. Ziddin Sinaga

 
  1. SEKILAS TENTANG PESTA PERESMIAN JEMAAT DAN PEMBANGUNAN GKPS CIJANTUNG

Sejak hari minggu tanggal 17 Oktober 1999, Jemaat GKPS Cijantung resmi sebagai jemaat yang mandiri. Peresmiannya secara administratif ditandai dengan penerbitan Surat KeputusanPimpinan Pusat GKPS Nomor : 1254/3-99 tentang PERESMIAN JEMAAT GKPS yang ditandatangani oleh Pimpinan Pusat, Pdt. Jas Damanik (Ephorus) dan Pdt. SA. Girsang (Sekretaris Jendral). Surat Keputusan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Pdt. SA. Girsang yang di dampingi oleh para Pendeta Distrik IV beserta Praeses GKPS Distrik IV (Pdt. Sarifin Saragih, MTh) dan Pendeta GKPS Resort Cikoko (Pdt. Jahian Saragih, Sth).

Waktu pelaksanaan berlangsung dari pukul 09:00 hingga pukul 16:00 WIB, bertempat di gedung GKPS Cijantung. Acara tersebut berlangsung hikmat dan meriah diikuti oleh sekitar 500 undangan, yang terdiri dari GKPS se-distrik IV, tokoh-tokoh Simalungun se-Jabodetabek, Gereja tetangga dan undangan lainnya. Cakupan peresemian dan pesta pembangunan tersebut meliputi, acara kebaktian minggu, acara khusus peresmian dan acara pesta pembangunan. Acara kebaktian minggu yang berlangsung pukul 09:00 sampai 11:00 WIB, di pimpin oleh Sekretaris Jenderal GKPS : Pdt. SA. Girsang, STh beserta para Pendeta di lingkungan Distrik IV.

Keseluruhan rangkaian acara berlangsung hikmat dan lancer dengan penuh sukacita. Salah satu wujud keberhasilan penyelenggaraan pesta tersebut adalah terkumpulnya dana untuk pembangunan gedung GKPS Cijantung sebesar Rp. 130.000.000,- (Seratus tiga puluh juta rupiah). Keberhasilan penyelenggaraan Pesta Peresmian dan Pembangunan ini tidak terlepas dari peran dan bantuan dari berbagai pihak. Atas segala bantuan dan peran aktif tersebut, kami ucapkan terimakasih, semoga upaya yang kita lakukan bermanfaat bagi kemuliaan Tuhan dan kesejahteraan bagi kita semua. Amin