Malam Keakraban Pgkps Cijantung

Malam Keakraban Pgkps Cijantung

Dokumentasi foto: http://bit.ly/dokumentasi-makrab2019

Syaloomm guys. PGKPS Cijantung mengadakan Malam Keakraban pada 2 – 4 Agustus 2019. Makrab ini bertempat di Villa PGI Cikini, Bogor. Makrab dengan tema “Solidarity in God” ini memiliki tujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama PGKPS Cijantung.

             

Pada hari pertama, peserta berkumpul di Gereja untuk mengikuti ibadah singkat. Ibadah singkat yang dihadiri oleh Pdt Oberlin Silalahi, St. Riden Sipayung, St. Moris Purba, dan St. John H Sinaga bertujuan untuk mendoakan dan memberangkatkan pemuda ke Villa PGI Cikini.

 

Setibanya di Villa, peserta dikumpulkan di aula untuk pembagian kamar dan langsung beristirahat. Hari pertama pun berjalan dengan lancar dan diakhiri dengan briefing setiap koordinator untuk mempersiapkan hari keesokannya.

 

Tibalah di hari kedua. Sebelum memulai kegiatan, terlebih dahulu semua peserta mengikuti saat teduh yang dipimpin oleh Pdt. Jack Andre Saragih. Setelah saat teduh, dilanjutkan dengan olahraga pagi untuk membangkitkan semangat pemuda.

   

Setelah mandi dan sarapan, peserta mengikuti Ibadah Pembuka yang dibawakan oleh Pdt. Jack Andre. Firman Tuhan yang dibawakan diambil dari Filipi 2:2 “Karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan”. Ibadah pembuka ditutup dengan games yang dipimpin oleh Inang Pdt. Jack Andre. Games ini adalah games untuk melatih konsentrasi dan juga kepekaan terhadap sekitar.

   

Pada siang harinya, para peserta mengikuti games yang sudah dibuat oleh panitia. KFC, Geser Balon, Battle Royale, dan Balon Bernyanyi merupakan games yang sangat seru dan melatih kekompakan setiap kelompok. Canda dan tawa mereka meramaikan setiap games. Suasana pun semakin panas ketika tiap kelompok bertahan dan tidak mau kalah dalam games.

     

Setelah mandi, dilanjutkan dengan sesi pembekalan yang dibawakan oleh St. John H Sinaga. Sesi pembekalan ini membahas sejarah singkat GKPS Cijantung, mulai dari terbentuknya, siapa saja pemimpin pertama, dsb. Selain sejarah singkat GKPS Cijantung, kepemudaan juga dibahas dalam sesi pembekalan ini.

 

Malam harinya adalah malam yang sangat ditunggu-tunggu karena ada Candle Light Dinner (CLD) bersama GA. GA atau Guardian Angel merupakan malaikat pelindung yang dimana setiap peserta memiliki GAnya masing-masing dan harus mengenali GAnya lebih dalam. Alunan musik menemani setiap GA yang sedang makan malam untuk mendukung suasana.

       

Seru kannn? Eitss, bukan sampai disitu saja keseruannya. Setelah CLD, ada penampilan setiap kelompok yang sudah dibentuk. Mulai dari drama musikal, pantonim, dan stand up comedy.

   

Tibalah di malam puncak, yaitu Api Unggun. Diawali dengan bernyanyi dan memperagakan gaya Film Titanic, setiap peserta harus mencari pasangan (cewe – cowo). Peserta harus mencari pasangan lain saat MC memberi perintah untuk ganti. Setelah itu, peserta diberi 1 kembang api dan dinyalakan bersama. Semuanya berfoto untuk mengabadaikan momen yang indah ini.

     

Hari terakhir, 4 Agustus 2019, diawali dengan saat teduh yang dibawakan oleh Sy. Rudi Purba. Setelah itu, para peserta mengikuti Ibadah Minggu bersama dengan Pdt. Oberlin Silalahi, St. John H Sinaga dan Sy. Rudi Purba.

     

Setelah Ibadah Minggu, ada kata sambutan dari Bendahara Jemaat, Pembimbing Pemuda, dan panitia inti.  Tibalah dipenghujung acara.. Sebelum kembali ke Jakarta, MC mengumumkan pemenang kelompok dan nominasi GA Teromantis, Terhening, Terserah, dan Terheboh.

     

Setelah itu, peserta kembali ke Jakarta. Semua berjalan dengan lancar dari awal sampai akhir. Kiranya acara Makrab ini bisa mempererat dan menyatukan PGKPS Cijantung kedepannya. Terima kasih, Tuhan Memberkati.

   
Angkat Sidi 2019

Angkat Sidi 2019

Dokumentasi Foto : http://bit.ly/angkat-sidi-2019

Minggu, 7 Juli 2019, merupakan hari yang penuh makna bagi jemaat di GKPS Jemaat Khusus Cijantung. Tidak hanya karena Minggu adalah hari yang penuh berkat, tetapi juga karena adanya pelaksanaan angkat Sidi atau juga disebut Malua. Jemaat yang telah angkat Sidi bermakna bahwa jemaat tersebut telah menjadi saksi Kristus, dia telah menerima Tuhan didalam dirinya dan masuk ke dalam perjamuanNya.

       

Hari itu, dengan disaksikan oleh orangtua, keluarga, serta seluruh jemaat gereja, angkat Sidi yang dilaksanakan untuk 21 orang tersebut berlangsung dengan lancar dan hikmat. Jemaat yang telah angkat Sidi sebelumnya telah melaksanakan dan menyelesaikan proses marguru manaksihon selama kurang lebih 2tahun lamanya. Setelah angkat Sidi selanjutnya mereka resmi menjadi anggota pemuda gereja.

Adapun nama-nama jemaat yang angkat Sidi ialah sebagai berikut: 1. Angel Sinaga 2. Christio Nainggolan 3. Chyntia Sidauruk 4. Evan Silalahi 5. Hendra Purba 6. Imel Girsang 7. Johana Simbolon 8. Jordinho Sipayung 9. Joy Damanik 10. Julio 11. Kornel Sitopu 12. Rachel Rumahorbo 13. Regina Munthe 14. Rodo Saragih 15. Rona Damanik 16. Ruth Saragih 17. Samuel Sinaga 18. Simon saragih 19. Theo Sinaga 20. Vian Sinaga 21. Winona Ambarita

 

Sebagai pemuda gereja, kami ucapkan selamat kepada jemaat yang telah angkat Sidi semoga selalu diberkati untuk menjadi berkat. Dan, selamat kepada orangtua yang telah berhasil membimbing serta menuntun anak-anaknya hingga peneguhan Sidi. Besar harapan kami bahwa pemuda baru dapat bergabung secara aktif dan nyata didalam kegiatan pemuda. Bersama-sama melayani Tuhan dan bertumbuh didalamNya.

   

1 Timotius 4:12 “Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu”. Amen

Tuhan memberkati

× WhatsApp Kami