Natal Sekolah Minggu “Christmas it’s about Love”

Natal Sekolah Minggu “Christmas it’s about Love”

Dokumentasi Foto : http://bit.ly/2B8w0fY

Minggu tanggal 10 Desember 2017 adalah hari yang bermakna bagi GKPS Jemaat Khusus Cijantung, karena anak - anak sekolah minggu merayakan natal tahun 2017, anak - anak sekolah minggu sangat bersemangat mengikuti perayaan natal, di antaranya ada yang mengikuti liturgi, drama, vocal grup, dan menyanyi. Tema natal sekolah minggu kali ini adalah Christmas it's about Love.

img-20171204-wa0007

Dengan kostum yang unik dan lucu, anak sekolah minggu semakin bersemangat dalam memerankan perannya masing-masing untuk menyambut kelahiran Tuhan Yesus Kristus, acara juga berlangsung dengan gembira dan mengajarkan anak untuk lebih mengasihi sesama.

1

2

3

Terimakasih untuk guru-guru sekolah minggu yang sudah memberikan waktu dan juga tenaga untuk mempersiapkan natal sekolah minggu hingga menghasilkan acara yang begitu meriah.

img_9861

Semoga sekolah minggu semakin maju dan anak-anak sekolah minggu dapat menjadi penerus GKPS Jemaat Khusus Cijantung. Tuhan Yesus memberkati.

Pukulan dari Kawan

Pukulan dari Kawan

Seorang kawan memukul dengan maksud baik. —Amsal 27:6

Charles Lowery mengeluh kepada seorang kawan tentang nyeri yang dialaminya di punggung bagian bawah. Sebenarnya ia berharap mendapat simpati, tetapi yang diterimanya justru komentar blak-blakan dari sang kawan. Kawan itu berkata, “Aku kira masalahmu bukan nyeri punggung, tetapi perutmu. Perutmu terlalu buncit hingga membebani punggungmu.”

Dalam tulisannya untuk majalah REV!, Charles menceritakan bahwa ia menahan diri untuk tidak tersinggung. Akhirnya ia menguruskan badannya dan masalah nyeri punggungnya pun hilang. Charles menyadari, “Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi. Seorang kawan memukul dengan maksud baik” (Ams. 27:5-6).

Masalahnya, sering kita lebih memilih untuk dihancurkan oleh pujian daripada diselamatkan oleh teguran, karena kebenaran itu memang menyakitkan. Teguran melukai ego kita, membuat kita tidak nyaman, dan menuntut kita untuk berubah.

Kawan yang baik tidak bermaksud untuk menyakiti kita. Sebaliknya, karena sangat mengasihi kita, mereka tidak tega untuk mendustai kita. Dengan keberanian dan kasih, mereka menunjukkan apa yang mungkin sudah kita ketahui tetapi yang sulit untuk sungguh-sungguh kita terima dan lakukan. Mereka tidak hanya mengatakan apa yang ingin kita dengar, tetapi juga apa yang perlu kita dengar.

Dalam amsal-amsalnya, Salomo menghargai sifat persahabatan seperti itu. Yesus bahkan melangkah lebih jauh—Dia rela menderita dan menanggung penolakan kita, tidak hanya demi menyatakan kebenaran tentang diri kita, melainkan juga untuk menunjukkan betapa kita sangat dikasihi-Nya. —Poh Fang Chia

Pikirkanlah suatu waktu ketika seorang kawan mengatakan kejujuran yang membuat kamu tersinggung. Adakah manfaat yang kamu terima dari ucapannya? Bijakkah menerima semua perkataan kawan-kawan kita tentang diri kita?

Sahabat adalah seseorang yang dapat memberitahukan kebenaran kepadamu dengan penuh kasih.

Sumber : http://www.warungsatekamu.org/2016/12/pukulan-dari-kawan/